Oleh: Albertus M. Patty
Belum juga Kopdes berjalan lancar, Menteri Yandri Susanto sudah menabuh genderang perang. Dia katakan dengan tegas bahwa bila Kopdes Merah Putih bergerak, perkembangan mini market seperti Alfa Mart dan Indo Mart harus dihentikan. Dalam situasi minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia, ucapan itu bisa menyulut kepanikan para pekerja Indo Mart dan Alfa Mart. Tetapi, ada hal lebih penting yang dibahas di sini.
Tentu saja, saya berharap Kopdes Merah Putih bisa berjalan dan berkembang dengan baik agar pemberdayaan ekonomi masyarakat desa makin berkembang. Meski, jujur saja ini bukan hal yang mudah. Untuk berjalan dan berhasil dengan baik, dukungan pemerintah bukanlah hal yang paling utama. Hal terpenting adalah harus dibangun etos kerja, profesionalitas, SDM yang jujur, network, marketing dan managemen yang transparan, baik dan rapi.
Alfa Mart dan Indo Mart menjadi sangat besar dan merambah ke berbagai pelosok karena sudah melalui proses jatuh bangun dan ditunjang dengan etos kerja yang baik, SDM profesional, network, managemen, dan marketing yang canggih. Mereka berkembang dan maju tanpa fasilitas pemerintah. Semua hasil strategi yang matang, kerja keras dan kerja cerdas.
Sebaliknya, 212 Mart yang digagas Sandi Uno dan Gubernur DKI Anies Baswedan hanya mampu bertahan beberapa bulan. Padahal mereka didukung Pemda DKI, dan berharap dukungan mayoritas umat Islam. Tujuannya hebat: mengalahkan mini market seperti Alfa Mart dan Indo Mart. Dengan dukungan sehebat itu mestinya berjalan lancar. Ternyata, hasilnya berantakan. Ini karena strategi dan perencanaan yang buruk, minimnya profesionalitas, network yang kurang bagus, SDM yang lemah, dan jeleknya managemen.
Saya tidak berharap Kopdes Merah Putih akan menjadi seperti 212 Mart. Tetapi, saya sungguh khawatir karena meski belum bergerak, managemen Kopdes sudah dimanjakan dengan duit yang berlimpah dan berbagai fasilitas bagus dari pemerintah, termasuk isu pengadaan ratusan ribu mobil impor dari India. Enak banget!
Banyak orang sering lupa bahwa membesarkan lembaga atau institusi apa pun, apalagi perusahan atau koperasi, sama seperti membesarkan anak-anak kita. Bila anak-anak terlalu dimanjakan dengan fasilitas yang memberi mereka kemudahan hidup, mereka pasti tidak akan survive.
Moga saja Kopdes Merah Putih tidak akan alami nasib buruk yang sama🙏🏿
Bandung,
26 Feb. 2026

















